Mendapatkan panggilan interview kerja memang rasanya campur aduk, antara senang dan juga deg-degan. Di tahun 2026 ini, proses rekrutmen sudah jauh lebih kompetitif karena perusahaan tidak hanya melihat apa yang tertulis di ijazah kamu. HRD sekarang lebih fokus melihat bagaimana kamu berkomunikasi, memecahkan masalah, dan menunjukkan kepribadian kamu secara profesional. Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebihan karena semua itu bisa kamu persiapkan dengan matang.

Banyak orang gagal di tahap interview bukan karena tidak kompeten, tapi karena kurang persiapan mental dan teknis. Nah, supaya kamu bisa tampil maksimal dan meninggalkan kesan positif di mata HRD, kamu perlu strategi yang tepat. Yuk, simak 5 tips lolos interview kerja terbaru tahun 2026 berikut ini!
1. Riset Mendalam Tentang Perusahaan dan Posisi
Jangan pernah datang ke sesi interview tanpa tahu apa yang perusahaan tersebut kerjakan. Di zaman digital seperti sekarang, kamu bisa dengan mudah riset melalui website resmi, LinkedIn, atau media sosial perusahaan tersebut. Pahami apa visi mereka, produk apa yang mereka jual, dan siapa target pasarnya. Selain itu, baca kembali deskripsi pekerjaan (job desk) yang kamu lamar agar kamu bisa menghubungkan pengalaman kamu dengan kebutuhan mereka.
2. Kuasai Teknik Menjawab STAR (Situation, Task, Action, Result)
Saat interview, HRD sering memberikan pertanyaan perilaku seperti, “Ceritakan pengalamanmu saat menghadapi masalah.” Untuk menjawabnya, gunakan teknik STAR agar jawaban kamu lebih terstruktur. Mulailah dengan menceritakan situasinya (Situation), tugas yang harus kamu selesaikan (Task), tindakan nyata yang kamu ambil (Action), dan hasil akhir yang positif (Result). Teknik ini sangat efektif untuk menunjukkan kalau kamu adalah orang yang solutif.
3. Tunjukkan Skill Digital dan Portofolio
Tahun 2026 menuntut setiap pekerja memiliki literasi digital yang baik. Jika kamu melamar posisi marketing atau admin, tunjukkan kalau kamu menguasai tools pendukung seperti desain grafis dasar atau pengolahan data. Kamu bisa menunjukkan portofolio karya kamu melalui tablet atau link khusus saat interview. Ini akan menjadi nilai tambah yang sangat besar karena kamu membuktikan kalau kamu bukan cuma bisa bicara, tapi juga punya bukti nyata hasil kerja.
4. Perhatikan Penampilan dan Bahasa Tubuh
Meskipun sekarang banyak interview dilakukan secara online, penampilan tetap menjadi hal utama. Gunakan pakaian yang rapi dan sesuai dengan budaya perusahaan. Selain itu, perhatikan bahasa tubuh kamu. Pastikan kamu menjaga kontak mata, duduk dengan tegak, dan berikan senyuman yang tulus. Bahasa tubuh yang percaya diri menunjukkan kalau kamu adalah pribadi yang siap menghadapi tantangan dan mudah bekerja sama dalam tim.
5. Jangan Lupa Menyiapkan Pertanyaan untuk HRD
Di akhir sesi, biasanya HRD akan bertanya, “Ada yang ingin ditanyakan?” Jangan pernah menjawab “tidak ada”. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan ketertarikanmu lebih dalam. Kamu bisa bertanya tentang budaya kerja di sana atau apa ekspektasi perusahaan terhadap posisi yang kamu lamar dalam 6 bulan ke depan. Bertanya menunjukkan kalau kamu adalah kandidat yang antusias dan serius ingin bergabung.
Persiapan yang matang adalah kunci utama untuk menaklukkan sesi interview kerja. Dengan melakukan riset, menguasai teknik menjawab, dan menunjukkan skill tambahan seperti desain grafis, peluang kamu untuk diterima kerja akan semakin besar. Jika kamu merasa masih perlu meningkatkan skill digital agar CV-mu makin dilirik HRD, kamu bisa banget belajar di Alfabank Jogja!
